Hingga kini masih menjadi misteri hadirnya suara raungan di langit Jawa sepanjang pantura mulai Cirebon Pekalongan hingga Kota Semarang.
Di ketahui suara raungan misterius menggegerkan warga pantai utara (pantura) terjadi Jumat (14/12) sekira pukul 01.00 WIB.
Sebagian warga beranggapan suara tersebut berupa tiupan terompet (sangkakala). Bahkan BMKG sendiri hingga kini belum dapat memastikan sumber suara mirip pesawat tersebut.
"Menurut info dari BMKG Ahmad Yani belum bisa teridentifikasi. Kalau dari suaranya seperti dengan baling-baling atau propeller," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Iis Widya Harmoko seperti dilansir news.detik.com (14/12/2018).
Sedangkan laman news.detik.com (15/12) melalui kutipan situs Flight Rada 24, menuliskan pada pukul 05.40 PM UTC atau 00.40 WIB pesawat Antonov An-12BP dengan nomor registrasi UR-CGW melintas di langit Purwakarta, Jawa Barat pada ketinggian 15.350 kaki. Pesawat terdeteksi hingga sekitar langit Subang pada empat menit kemudian.
Anehnya, pada situs tersebut terlihat garis putus-putus saat pesawat diduga melintas di langit Subang hingga Kendal, Jawa Tengah. Pesawat kembali terdeteksi di Kendal dengan ketinggian terbang pada 23.000 kaki pukul 06.14 PM UTC atau 01.14 WIB.
Dugaan pesawat Antonov menjadi sumber suara aneh tersebut dibantah TNI AU. Melalui akun Twitter @_TNIAU untuk menjawab pertanyaan netizen.
"Nope, pesawat AN-12 milik Ukraina tersebut selama memasuki wilayah udara NKRI selalu termonitor berada di ketinggian 22.000 ft. Dan ukurannya relatif tidak jauh berbeda dengan pesawat C-130 Hercules. Secara teori fisika tidak akan mengeluarkan bunyi seperti yang sedang viral," tulis TNI AU seperti dilansir news.detik.com (15/12/2018).
Jadi apa sebenarnya sumber suara yang mengegerkan warga pantura dari Cirebon hingga Semarang Jumat dini hari tersebut?
Hingga kini belum ada pihak yang menyatakan secara tegas sumber bunyi yang terdengar di sepanjang pantura secara bersamaan.


Sumber: news.detik.com